Posted on: June 3rd, 2009 by Loka Dwiartara
Loka Dwiartara Loka Dwiartara
Aktif menulis di ilmuwebsite, kategori web programming, desain grafis, hacking, linux, dan jaringan. Saat ini bekerja sebagai freelance webdeveloper di beberapa instansi pemerintah dan swasta, pengajar di CBS Bogor, Universitas dan SMK di Bogor, juga membangun WI Corp. Contact: Homepage : http://www.ilmuwebsite.com Mau ikut jadi penulis? Klik >> Daftar
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafisDalam Tutorial Coreldraw Kali ini saya mencoba menjelaskan kepada anda bagaimana cara membuat suatu bercak noda, baik itu noda tinta, darah, noda bersejarah, kendaraan bernoda empat, halah! :D walaupun sebetulnya internet menyediakan secara gratis font symbol bercak-bercak tersebut, seperti WC Rhesus A, WC Rhesus B, etc.
Silahkan anda mengawalinya dengan membuat new file, kemudian buatlah sebuah lingkaran ( F7 ), untuk membuat suatu lingkaran anda cukup me-klik ctrl kemudian drag.
Untuk contoh, disini saya memakai diameter 831 pixel
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
setelah itu klik kanan object tersebut, pilih convert to curve, ini perlu dilakukan untuk mempermudah smudge brush nanti.
kemudian silahkan anda atur object lingkaran tersebut sedemikian rupa , sehingga terlihat seperti sebuah bercak yang jatuh dari atas
saya membuatnya seperti ini :
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
kemudian pilih smudge brush dan isi enter a fixed value for tilt setting dengan nilai 90
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafisMembuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
setelah itu anda bisa merubah bentuk object tersebut sedemikian rupa dengan shape tool
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
dan inilah hasil akhir dari penjelasan tutorial ini.
Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush web desain grafis
Anda dapat mendownload file mentahnya dalam format cdr di sini
http://unair.info/img/bercakx/bercak.cdr
Ya, cukup sekian saja tutorial design grafis untuk kali ini. Kalo ada pertanyaan langsung aja ditanyakan. :D
Postingan yang mungkin berhubungan:
1. Membuat PDF dengan fpdf
Pada dasarnya pembuatan file pdf dengan php dapat dilakukan dengan fungsi header(‘Content-Type: application/pdf’) yang telah disediakan oleh php itu sendiri. Namun alangkah baiknya seorang web...
2. Membuat Butiran Air
Tutorial yang akan saya bawakan kali ini adalah, membuat butiran air dengan aplikasi CorelDraw, saya sengaja menggunakan Coreldraw. Alasannya adalah vector, yang tidak mengalami distorsi...
3. Membuat Web Blog Sederhana Dengan Metode Operasi File Guest Book
Apa itu web blog? Web blog adalah sebuah website pribadi tentang diri kita dan orang lain dapat memberikan komentar kepada kita.Pernahkah anda membuat web blog...
4. Membuat Polling dengan PHP
Pasti pembaca sekalian tidak asing lagi dengan yang namanya ?polling?. Polling merupakantempat pemungutan suara dimana pengunjung dapat memberikan suaranya. Dengan adanya polling,kita dapat mengetahui makanan...
5. Membuat System LOG dengan FLAT FILE
Jika kita memiliki suatu website tentunya kita pasti ingin tahu jejak dari pengunjung website kita. Beberapa kegunaan dari system log diantaranya:selain untuk mengetahui informasi visitor,...
Sabtu, 14 Mei 2011
7 Mitos & Fakta Desain Grafis
7 Mitos & Fakta Desain Grafis
May 8, 2011 | Association & Community, Bukamata, FDGI (Forum Desain Grafis Indonesia/Indonesian Graphic Design Forum), National | 4
Oleh FDGI – Surianto Rustan
#1
Desain grafis itu komputer (harus memakai komputer)
Komputer memang digunakan dalam proses mendesain, namun tidak seluruhnya, dan bukan hal yang paling utama. Merancang solusi untuk suatu masalah adalah yang paling utama dalam desain grafis, ini dilakukan dengan riset / wawancara, membuat catatan*. Sama sekali belum menggambar, apalagi menggunakan komputer.
* Riset / wawancara dilakukan kepada pihak yang berhubungan dengan permasalahan, sedangkan membuat catatan untuk mengembangkan imajinasi, untuk kemungkinan solusi.
#2
Bisa Photoshop / Illustrator / CorelDraw = bisa desain grafis
Software itu bukan desain grafis / bukan alat utama dalam desain grafis. Ia hanya alat bantu dalam membuat karya desain grafis. Bisa mengoperasikan software-nya belum tentu bisa mendesain dengan baik.
Untuk menghasilkan karya desain yang berhasil, ada tahapan kerja dan prinsip-prinsip yang harus diterapkan. Software tidak mengerti hal itu, ia hanya alat. Yang harus mempelajari adalah si pemakainya.
Desainer grafis tidak menggantungkan dirinya pada software, tapi pada otaknya yang kreatif. Riset, analisa, mencari strategi visual dan komunikasi adalah proses awal mendesain. Hal itu tidak bisa dilakukan oleh Photoshop, Illustrator, CorelDraw, atau software lainnya, hanya otak kita yang dapat melakukannya.
#3
Desain grafis itu membuat iklan
Membuat iklan memang salah satu pekerjaan yang cukup banyak ditekuni oleh desainer grafis, tapi bukan itu satu-satunya. Branding, editorial & penerbitan, desain kemasan / packaging, web & development, adalah di antara sekian banyak yang juga ditekuni oleh desainer grafis.
#4
Desain grafis itu cuma make-up, menghias sesuatu supaya lebih indah
Yang sekadar menghias itu bukan desain grafis, tetapi dekorasi, tujuannya memang cuma satu: untuk memperindah. Tidak ada fungsi lainnya.
Kalau desain grafis, selain memperindah ia juga punya fungsi: menyampaikan pesan dan identitas. Tujuannya untuk menjual, memberi informasi, menanamkan citra ke benak konsumen, dan lain-lain.
Contoh: iklan handphone di majalah. Selain ia harus menarik perhatian pembaca, juga punya tugas menyampaikan pesan dengan jelas, merayu orang untuk membeli, menggambarkan citra brand tersebut.
Ini desain grafis.
#5
Desain grafis itu masalah selera. Kalau saya bilang suka, orang lain mungkin tidak suka.
Kalau berupa dekorasi saja mungkin bisa dinilai tergantung selera pribadi: “suka”, “tidak suka”. Tetapi kalau desain grafis dinilai secara keseluruhan, maka penilaiannya jadi: “apakah ia dapat menjual?”, “apakah berhasil menginformasikan?”, “apakah terbangun citra yang diharapkan?” dan penilaian-penilaian lain yang sifatnya objektif, bukan subjektif / selera pribadi.
#6
Untuk menjadi desainer grafis, yang paling penting punya bakat seni.
Bakat seni memang diperlukan dalam mendesain, tapi bukan segala-galanya. Kerajinan dalam berlatih, keberanian mengeksplorasi hal-hal baru, kreativitas, kemampuan logika, analisa, komunikasi, kepekaan, dan masih banyak lagi kemampuan yang lebih dibutuhkan untuk menjadi seorang desainer grafis.
Bila hanya mengandalkan bakat dan tidak mengembangkan kemampuan lainnya, tidak akan membuat seseorang menjadi desainer grafis yang baik.
#7
Desainer grafis tidak perlu bisa menggambar
Desainer grafis harus jago menggambar
Desainer grafis perlu bisa menggambar, walaupun tidak perlu bagus sekali. Karena menggambar itu sebetulnya mengatur pemikiran / ide-ide, sebagaimana seorang penulis mengatur kata-kata dalam tulisannya.
Desainer grafis perlu punya kemampuan menggambar untuk mempermudah mewujudkan ide-idenya sendiri, atau untuk menerangkan ide tersebut kepada orang lain untuk diwujudkan secara visual, contohnya seorang art director kepada anak buahnya.|
http://dgi-indonesia.com/7-mitos-fakta-desain-grafis/
May 8, 2011 | Association & Community, Bukamata, FDGI (Forum Desain Grafis Indonesia/Indonesian Graphic Design Forum), National | 4
Oleh FDGI – Surianto Rustan
#1
Desain grafis itu komputer (harus memakai komputer)
Komputer memang digunakan dalam proses mendesain, namun tidak seluruhnya, dan bukan hal yang paling utama. Merancang solusi untuk suatu masalah adalah yang paling utama dalam desain grafis, ini dilakukan dengan riset / wawancara, membuat catatan*. Sama sekali belum menggambar, apalagi menggunakan komputer.
* Riset / wawancara dilakukan kepada pihak yang berhubungan dengan permasalahan, sedangkan membuat catatan untuk mengembangkan imajinasi, untuk kemungkinan solusi.
#2
Bisa Photoshop / Illustrator / CorelDraw = bisa desain grafis
Software itu bukan desain grafis / bukan alat utama dalam desain grafis. Ia hanya alat bantu dalam membuat karya desain grafis. Bisa mengoperasikan software-nya belum tentu bisa mendesain dengan baik.
Untuk menghasilkan karya desain yang berhasil, ada tahapan kerja dan prinsip-prinsip yang harus diterapkan. Software tidak mengerti hal itu, ia hanya alat. Yang harus mempelajari adalah si pemakainya.
Desainer grafis tidak menggantungkan dirinya pada software, tapi pada otaknya yang kreatif. Riset, analisa, mencari strategi visual dan komunikasi adalah proses awal mendesain. Hal itu tidak bisa dilakukan oleh Photoshop, Illustrator, CorelDraw, atau software lainnya, hanya otak kita yang dapat melakukannya.
#3
Desain grafis itu membuat iklan
Membuat iklan memang salah satu pekerjaan yang cukup banyak ditekuni oleh desainer grafis, tapi bukan itu satu-satunya. Branding, editorial & penerbitan, desain kemasan / packaging, web & development, adalah di antara sekian banyak yang juga ditekuni oleh desainer grafis.
#4
Desain grafis itu cuma make-up, menghias sesuatu supaya lebih indah
Yang sekadar menghias itu bukan desain grafis, tetapi dekorasi, tujuannya memang cuma satu: untuk memperindah. Tidak ada fungsi lainnya.
Kalau desain grafis, selain memperindah ia juga punya fungsi: menyampaikan pesan dan identitas. Tujuannya untuk menjual, memberi informasi, menanamkan citra ke benak konsumen, dan lain-lain.
Contoh: iklan handphone di majalah. Selain ia harus menarik perhatian pembaca, juga punya tugas menyampaikan pesan dengan jelas, merayu orang untuk membeli, menggambarkan citra brand tersebut.
Ini desain grafis.
#5
Desain grafis itu masalah selera. Kalau saya bilang suka, orang lain mungkin tidak suka.
Kalau berupa dekorasi saja mungkin bisa dinilai tergantung selera pribadi: “suka”, “tidak suka”. Tetapi kalau desain grafis dinilai secara keseluruhan, maka penilaiannya jadi: “apakah ia dapat menjual?”, “apakah berhasil menginformasikan?”, “apakah terbangun citra yang diharapkan?” dan penilaian-penilaian lain yang sifatnya objektif, bukan subjektif / selera pribadi.
#6
Untuk menjadi desainer grafis, yang paling penting punya bakat seni.
Bakat seni memang diperlukan dalam mendesain, tapi bukan segala-galanya. Kerajinan dalam berlatih, keberanian mengeksplorasi hal-hal baru, kreativitas, kemampuan logika, analisa, komunikasi, kepekaan, dan masih banyak lagi kemampuan yang lebih dibutuhkan untuk menjadi seorang desainer grafis.
Bila hanya mengandalkan bakat dan tidak mengembangkan kemampuan lainnya, tidak akan membuat seseorang menjadi desainer grafis yang baik.
#7
Desainer grafis tidak perlu bisa menggambar
Desainer grafis harus jago menggambar
Desainer grafis perlu bisa menggambar, walaupun tidak perlu bagus sekali. Karena menggambar itu sebetulnya mengatur pemikiran / ide-ide, sebagaimana seorang penulis mengatur kata-kata dalam tulisannya.
Desainer grafis perlu punya kemampuan menggambar untuk mempermudah mewujudkan ide-idenya sendiri, atau untuk menerangkan ide tersebut kepada orang lain untuk diwujudkan secara visual, contohnya seorang art director kepada anak buahnya.|
http://dgi-indonesia.com/7-mitos-fakta-desain-grafis/
Ketimbang Legalisasi NARKOBA, Mending Legalisasi ‘OJEG’..
Sebelum menulis tulisan ini, saya sempat mendengar kabar bahwa dari media Massa, bahwa ada wacana untuk melegalisasi penggunaan daun ganja. wacana ini di wacanakan karena menurut penelitian di negeri Belanda menyebutkan bahwa daun ganja tidak dapat merusak Tubuh. Penelitian ini seakan-akan mengubur pendapat kita sekaligus pemerhati masalah sosial di Indonesia yang menyoroti masalah ganja ini yang menyebutkan bahwa daun ganja merupakan sesuatu benda yang berbahaya bagi Tubuh kita. sehingga, ganja di goolongkan kedalam golongan zat adiktif, dan psikotropika atau orang awam menyebutkan dalam sebutan NARKOBA. bahkan wacana ini di dukung oleh sebuah komunitas “pecinta” daun ganja agar segera di legal-kan di negeri yang penuh aturan keagamaan ini. mendengar adanya wacana tersebut, segala elemen masyarakat sontak mengeluarkan pendapatnya. termasuk saya sangat gregetan untuk mengeluarkan pendapat saya mengenai wacana gila tersebut. menurut saya melegalkan penggunaan daun ganja berarti kita membiarkan bangsa ini untuk menggali kuburanya sendiri. karena saya percaya daun ganja dapat membuat para pengguna nya kecanduan, hal ini diperkuat dengan perkataan teman saya yang saat ini sedang studi di Singapura menyebutkan “daun ganja dapat membuat penggunaa nya menjadi kecanduaan”, bila diri pengguna nya telah kecanduan, dapat saja membuat para pengguna nya menjadi gelap mata tidak dapat membedakkan antara yang baik atau buruk lagi. sehingga bila ini terjadi ditakutkan hal ini dapat memicu tindakan kejahatan yang semakin tinggi dan meluas. apabila ini terjadi ditakutkan negara ini semakin bertambah banyak permasalahan nya, yang pada akhirnya negara ini masuk kedalam lubang kubur yang digali para penguasa nya.
melihat kemungkinan seluruh dampak yang bakal terjadi, apabila wacana melegalkan penggunaan ganja. saya fikir sudah tepat bila pemerinta melalui kementerian terkait, mencegah wacana itu semakin menjadi besar, dengan mengatakan “pemerintah tidak akan melegalkan penggunaan ganja di Indonesia”. dengan keluar pernyataan seperti itu, terbukti dapat mengubur wacana gila tersebut, meskipun saat ini tersiar kabar melalui menteri yang sama bahwa “pengguna heroin, dan shabu2 dibawah 1gram tidak akan dihukum, melainkan hanya di rehabilitasi saja” sebuah kabar yang menyebutkan ada wacana melegalkan NARKOBA di negara ber-perikeTuhan-an ini. hmm.. kita tunggu saja dinamika yang terjadi terhadap wacana-wacana gila ini. melihat wacana-wacana ini hati nurani saya merasa terusik ingin berteriak. rasanya saya ingin teriakan “rezim macam apa ini yang sedang berkuasa di negara kita ..!!!”
melihat keterbatasan mimbar untuk teriak di Kompasiana ini, dan tampaknya bila saya paksakan akan berakhir sia-sia belaka. mengacu pada hal tersebut saya akan berteriak menggunakan cara saya sendiri. sebuah cara yang insya ALLAH lebih Soft. melaui tulisan ini, saya ingin mengajak pemerintah untuk berfikir secara sehat. daripada melegalkan benda-benda sakit yang terkait NARKOBA, mending negara ini melegalkan transportasi yang bernama ‘ojeg’.. ya sebuah Transportasi alternatif, yang muncul entah dari kapan di Indonesia pada umumnya, atau di Jakarta pada khususnya. untuk para pembaca yang sehari-hari menggunakan sarana angkutan Umum, pasti mengenal transportasi umum yang satu ini. moda transportasi yang mengandalkan kendaraan sepeda motor, dan pada umumnya transportasi ini melaju dengan kecepatan tinggi. walaupun ‘ojeg’ disebut transportasi umum kendaraan yang digunakan untuk meng-’ojeg’ ini menggunakan plat nomer berwarna hitam, bukan seperti plat nomer yang biasa melekat di transportasi massal lain, seperti angkutan kota, bis kota, hingga Bus Way. hal ini lah yang menjadi pertanyaan, melihat dari warna plat nomer ini apakah ‘ojeg’ itu merupakan transportasi massal yang legal atau tidak.. apabila legal mengapa ongkos untuk membayar ‘ojeg’ tersbut tidak ter-standar, seperti ribuan pengalaman saya menaiki transportasi ‘ojeg’. pengalaman tersering saya menaiki ‘ojeg’ adalah dari rumah saya ke terminal pinang ranti. saya biasanya menaiki ‘ojeg’ tidak terpaku dari satu pangkalan yang sama. karena saya kerap naik dar pangkalan yang berbeda. dan anehnya setiap pangkalan yang saya naiki untuk menuju terminal pinang ranti tersebut menarik ongkos yang berbeda-beda, antara 15ribu hingga 22ribu. padahal saya naik dari pangkalan ‘ojeg’ yang masih satu wilayah. hmm..bagi saya masih kuliah ongkos sebesar itu saya merasa sangat besar, sudah serasa naik taksi dari UKI ke kampus saya yang terletak di jalan Gatot Subroto, Jakarta selatan. bila saya naik taksi dari UKI ke kampus, saya mengeluarkan ongkos sebesar 22-25ribu. bila melihat perbandingan singkat itu, tampaknya sangat menggelikan dengan besaran ongkos yang ditarik oleh para tukang ‘ojeg’.
melihat realita yang menggelikan sekaligus menyebalkan tersebut, tampaknya sudah saatnya pemerintah mengeluarkan wacana untuk MELEGALISASI ‘OJEG’, dengan langkah pertama menyamakan plat nomer kendaraan ‘ojeg’ dengan plat nomer Kuning, seperti plat nomer transportasi massal lainnya. langkah kedua membuat aturan standart mengenai ongkos ‘ojeg’, dan langkah yang terakhir adalah memberikan proteksi pengemudi, serta pengguna ‘ojeg’ dengan proteksi asuransi. hal ini penting karena biasa nya kendaraan ini sangat kencang sekali, dan kerap menyelip diantara kendaraan lain tanpa ampun. naaah.. apabila pemerintah telah melakukan legalisasi terhadap ojeg, diharapkan pengguna ‘ojeg’ tidak menjadi korban perlakuan semena-mena pengojeg dalam urusan penarikan ongkos. meskipun usaha melegalkan ‘ojeg’ diyakini dapat menambah jumlah motor di jalan raya Ibukota. tapi paling tidak melegalkan ‘ojeg’ masih sedikit lebih baik ketimbang melegalisasi NARKOBA LAKNAT.
http://sosbud.kompasiana.com/2011/05/11/ketimbang-legalisasi-narkoba-mending-legalisasi-ojeg/
Senin, 09 Mei 2011
sejarah NII
Tanggal 7 agustus 1949 adalah bertepatan dengan Bung Hatta pergi ke Belanda untuk mengadakan perundingan Meja Bundar, yang berakhir dengan kekecewaan. Dimana hasil perundingan tersebut adalah Irian Barat tidak dimasukkan kedalam penyerahan kedaulatan Indonesia, lapangan ekonomi masih dipegang oleh kapitalis barat.
Negara Islam Indonesia diproklamirkan di daerah yang dikuasai oleh Tentara Belanda, yaitu daerah Jawa Barat yang ditinggalkan oleh TNI (Tentara Nasional Indonesia) ke Jogya. Sebab daerah de-facto RI pada saat itu hanya terdiri dari Yogyakarta dan kurang lebih 7 Kabupaten saja ( menurut fakta-fakta perundingan/kompromis dengan Kerajaan Belanda; perjanjian Linggarjati tahun 1947 hasilnya de-facto RI tinggal pulau Jawa dan Madura, sedang perjanjian Renville pada tahun 1948, de-facto RI adalah hanya terdiri dari Yogyakarta). Seluruh kepulauan Indonesia termasuk Jawa Barat kesemuanya masih dikuasai oleh Kerajaan Belanda. Jadi tidaklah benar kalau ada yang mengatakan bahwa Negara Islam Indonesia didirikan dan diproklamirkan di dalam negara Republik Indonesia. Negara Islam Indonesia didirikan di daerah yang masih dikuasai oleh Kerajaan Belanda.
Negara Islam Indonesia dengan organisasinya Darul Islam dan tentaranya yang dikenal dengan nama Tentara Islam Indonesia dihantam habis-habisan oleh Regim Soekarno yang didukung oleh partai komunis Indonesia(PKI). Sedangkan Masyumi (Majelis syura muslimin Indonesia) tidak ikut menghantam, hanya tidak mendukung, walaupun organisasi Darul Islam yang pada mulanya bernama Majlis Islam adalah organisasi dibawah Masyumi yang kemudian memisahkan diri. Seorang tokoh besar dari Masyumi almarhum M Isa Anshary pada tahun 1951 menyatakan bahwa "Tidak ada seorang muslimpun, bangsa apa dan dimana juga dia berada yang tidak bercita-cita Darul Islam. Hanya orang yang sudah bejad moral, iman dan Islam-nya, yang tidak menyetujui berdirinya Negara Islam Indonesia. Hanya jalan dan cara memperjuangkan idiologi itu terdapat persimpangan dan perbedaan. Jalan bersimpang jauh. Yang satu berjuang dalam batas-batas hukum, secara legal dan parlementer, itulah Masyumi. Yang lain berjuang dengan alat senjata, mendirikan negara dalam negara, itulah Darul Islam" (majalah Hikmah, 1951).
Ketika Masyumi memegang pemerintahan, M Natsir mengirimkan surat kepada SM Kartosoewirjo untuk mengajak beliau dan kawan-kawan yang ada di gunung untuk kembali berjuang dalam batas-batas hukum negara yang ada. Namun M Natsir mendapat jawaban dari SM Kartosoewirjo "Barangkali saudara belum menerima proklamasi kami"(majalah Hikmah, 1951).
Setelah Imam Negara Islam Indonesia S.M. Kartosoewirjo tertangkap dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 1962 regim Soekarno dengan dibantu oleh PKI yang diteruskan oleh regim Soeharto dengan ABRI-nya telah membungkam Negara Islam Indonesia sampai sekarang dengan pola yang sama. Pola tersebut adalah dengan cara menugaskan bawahannya untuk melakukan pengrusakan, setelah melakukan pengrusakkan bawahan tersebut "bernyanyi" bahwa dia adalah anggota kelompok Islam tertentu. Atau melakukan pengrusakan dengan menggunakan atribut Islam. Menurut salah seorang kapten yang kini masih hidup, dan mungkin saksi hidup yang lainnya pun masih banyak, bahwa ada perbedaan antara DI pengrusak dan DI Kartosuwiryo yakni attribut yang dipergunakan oleh DI pengrusak (buatan Sukarno) berwarna merah sedangkan DI Kartosuwiryo adalah hijau. Sebenarnya Negara Islam Indonesia masih ada dan tetap ada, walaupun sebagian anggota-anggota Darul Islam sudah pada meninggal, namun ide Negara Islam Indonesia masih tetap bersinar di muka bumi Indonesia.
http://www.iskaruji.com/2011/04/nii-sejarah-ringkas-berdirinya-negara.html
Sumber: darul_islam.tripod.com
belajar belajar desain grafis.
ternyata belajar desain grafis mengasikkan. disana saya mendalami corel draw yang sebelumnya sdh saya pelajari, namun hanya sedikit tidak terlalu banyak, istilahnya hny mengenal, namun saya tahu tahapan-tahapan, bagaimana cara menggunakannya. yang seperti sepupu saya ajarkan, bagaimana menbuat desain undangan, menbuat yasin,dll.
dan disini saya belajar bagaimana penggunaan warna yang baik dan tepat. dan kemarin saya belajar membuat flyer, dan membuat desain untuk mid semester.
inilah contohnya :
ini contohnya, walaupun belum sempurna, tp saya mencoba belajar lagi untuk lebih bisa lagi. maaf ya kalau jelek..
heheheheheh
dan disini saya belajar bagaimana penggunaan warna yang baik dan tepat. dan kemarin saya belajar membuat flyer, dan membuat desain untuk mid semester.
inilah contohnya :
ini contohnya, walaupun belum sempurna, tp saya mencoba belajar lagi untuk lebih bisa lagi. maaf ya kalau jelek..
heheheheheh
Senin, 18 April 2011
kepenatan yang sirna seketika
mungkin liburan kemarin adlah hal sangat menyenangkan bagi ku.
semuanya hilang tak da lg di pikiran ku, yang ada hanya kebahagiaan yg tak menentu.....
semua penat yang ada hilang dengan sendirinya....
semua seakan berubah dengan draktis..
kesejukan alam yang aku rasakan membuatku tenang dan dan bebas.....
seperti burng aku terbang kemana pun aku mau, tak ada yg menhalangi q sedikit pun...
seakan alam tlah mengizinkan aq untuk merasakn kebahagiaan yg tlah hlng selama 8 bulan terakhir........
seakan aku tlah bebas dari kepenatan yang ada dalam hati ku.......
begitu indah alam yang aq rasakan membuat ke tak ingin cepat berlalu..........
semuanya hilang tak da lg di pikiran ku, yang ada hanya kebahagiaan yg tak menentu.....
semua penat yang ada hilang dengan sendirinya....
semua seakan berubah dengan draktis..
kesejukan alam yang aku rasakan membuatku tenang dan dan bebas.....
seperti burng aku terbang kemana pun aku mau, tak ada yg menhalangi q sedikit pun...
seakan alam tlah mengizinkan aq untuk merasakn kebahagiaan yg tlah hlng selama 8 bulan terakhir........
seakan aku tlah bebas dari kepenatan yang ada dalam hati ku.......
begitu indah alam yang aq rasakan membuat ke tak ingin cepat berlalu..........
Rabu, 13 April 2011
air mata dan manfaatnya
Harun Yahya pernah mengatakan pada tulisannya tentang ”MIRACLE OF EYE” bahwa Tears are perfect eyedrops. Banyak orang yang mengira bahwa air mata kita adalah hanya sekedar cairan yang mengalir apabila kita menangis. Padahal sebenarnya, air mata adalah cairan ciptaan Allah yang sangat bervariasi kandungan dan fungsinya. Subhanallah.
Airmata melindungi mata dari kuman dan mengandung Lyzosime yang dapat membunuh berbagai macam mikroba. Lyzosime ini sendiri adalah zat desinfektan yang lebih keras dari zat-zat kimia yang digunakan untuk mendesinfeksi seluruh tubuh
Subhanallah, marilah kita berhenti sejenak untuk berfikir. Bagaimana mungkin, mata yang merupakan organ yang sangat halus, dapat ”tahan” dengan kandungan zat kimia sekeras Lyzosime tersebut tanpa menimbulkan iritasi dan lain sebagainya. Jawabannya sudah sangat jelas, bahwa ini adalah salah satu bukti penciptaan Allah SWT.
Katakanlah. ”Adakah kamu perhatikan sekutu-sekutu kamu yang kamu seru selain dari Allah? Perlihatkanlah kepada-Ku apakah yang mereka telah ciptakan di bumi, ataupun mereka berserikat dalam penciptaan langit? Ataukah Kami telah memberikan Kitab kepada mereka, lalu mereka mendapatkan keterangan-keterangan yang jelas daripadanya? Bahkan orang-orang zalim itu tidak menjanikan sebahagian terhadap sebahagian yang lain melainkan tipu daya. (QS. Faathir : 40)
Lapisan air mata sendiri terdiri dari tiga lapisan yaitu : Lapisan minyak, Lapisan air dan Lapisan Lendir. Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil pada pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar Meibom. Fungsi dari lapisan minyak ini adalah untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata.
Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar kecil pada pinggir kelopak mata yang bernama kelenjar Meibom. Fungsi dari lapisan minyak ini adalah untuk melicinkan permukaan mata dan mengurangi penguapan air mata. Lapisan minyak merupakan lapisan terluar yang dihasilkan. Lapisan air merupakan lapisan tengah yang dihasilkan oleh sel sel yang tersebar pada konjungtiva (selaput bening mata). Lapisan ini berfungsi membersihkan mata dan mengeluarkan benda-benda asing ataupun iritan yang masuk ke dalam mata. Lapisan terdalam adalah lapisan lendir. Lapisan ini membantu agar air mata tersebar rata pada permukaan mata dan membantu agar mata tetap lembab.
Pada sebagian orang, ternyata air mata tidak tersedia dalam jumlah yang cukup untuk menjaga agar mata tetap lembab dan nyaman. Pada orang-orang ini akan dirasakan gejala seperti mata panas, nyeri, berlendir, dan mudah teriritasi.
Pengurangan jumlah air mata ini dapat disebabkan oleh meningkatnya usia, terutama setelah menopause. Mata kering dapat pula terjadi berkaitan dengan penyakit radang sendi. Selain itu, mata kering dapat juga disebabkan oleh penggunaan berbagai obat seperti obat-obatan hipertensi, obat-obatan KB maupun obat anti alergi
Nah, dasar dari penanggulangan mata kering ini adalah pemberian air mata buatan. Tetes air mata buatan ini dapat digunakan sebagai pelumas mata dan menggantikan lapisan air mata yang hilang. Air mata buatan ini dapat dipakai sesering mungkin bergantung pada gejala yang dirasakan.
Pada penderita yang derajat mata keringnya lebih parah, dapat dilakukan penyumbatan pada saluran air mata, sehingga air mata tidak keluar melalui saluran ini dan mata lebih lembab. Bagi para pengguna komputer, karena pancaran radiasi komputer dan akomodasi berlebihan karena komputer, disarankan untuk menetesi mata dengan air mata buatan setiap 4-5 jam sekali dan melakukan RULES OF 20
Apa itu RULES of 20?
Yaitu setiap 20 menit dihadapan komputer, pejamkan mata selama 20 detik atau lemparkan pandangan ke arah jauh (minimal 20 feet) .Hal ini untuk memberi kesempatan pada otot mata agar istirahat dari akomodasinya, dan juga memberi kesempatan berkedip ( menutup mata) agar lapisan air mata dapat terbentuk.
Dokter akan mendeteksi kekeringan air mata ini dengan berbagai macam tes dan alat. Pada stadium awal, penyakit mata kering (DRY EYE SYNDROME) ini sama sekali tidak berbahaya, namun pada fase yang lanjut (sangat kering) dapat menimbulkan kerusakan serius di bola mata.
http://kajianmuslimah.wordpress.com/2008/03/24/air-mata-dan-manfaatnya/
Langganan:
Postingan (Atom)





